Powered By Blogger

Jumat, 25 Februari 2011

Asam Urat

                                                   ASAM URAT

Kita sering mendengar penyakit asam urat tetapi kita tidak mengetahui penyebab asam urat dan pencegahannya agar kita terhindar dari penyakit asam urat tersebut.
Penyakit asam urat adalah jenis artritis yang sangat menyakitkan ini dapat disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. mengakibatkan persendian mengalami rasa sakit yang luar bisa, persedianyang terserang asam urat adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Selain itu juga dapat menyebabkan send - sendi membengkak, meradang, terasa panas dan kaku.
Hampir 90% penyebab penyakit asam urat dikarenakan ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara habis dari tubuh melalui air seni. dan selebihnya dikarenakan tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan. Umumnya penyakit asam urat diderita oleh pria maupun wanita di atas 40 tahun.
Seseoran yang terkena penyakit asam urat umumnya juga memiliki keluhan lain seperti tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, diabetes. kebanyak orang yang menderita penyakit asam urat adalah orang yang mempunyai berat badan yang berlebihan. Apabila didiamkan, penyakit asam urat bisa menyebabkan terjadinya penyakit batu ginjal danmengalamu gagal ginjal.
Berikut ini beberapa makanan yang mempunyai kadar purine tinggi dan menyebabkan seseorang terkena penyakit asam urat.
Pantangan Asam Urat
Daftar
Makanan Tinggi Purine
Makanan
Asam Urat
(mg/100g)
Teobromin (kafein
cokelat)
2300
Limpa domba/kambing
773
Jamur kuping
448
Hati sapi
554
Ikan sarden
480
Limpa sapi
444
Paru-paru sapi
339
Ginjal sapi
269
Ikan tuna, selar, kembung
257
Jantung sapi
256
Hati ayam
243
Jantung domba/kambing
241
Ikan teri
239
Udang
234
Biji melinjo
222
Daging kuda
200
Kedelai & kacang-kacangan
190
Dada ayam dg kulit
175
Daging ayam
169
Daging angsa
165
Lidah sapi
160
Ikan Kakap
160
Daging bebek
138
Kerang
136
Udang Lobster
118

Perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu dan menghindari makanan yang berkadar purin tinggi dapat mengendalikan asam urat. Berikut adalah makanan tinggi purin yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat. (Ingat bahwa masing-masing orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap makanan. Makanan yang sangat cepat menimbulkan serangan asam urat pada satu orang belum tentu menimbulkan efek yang sama pada yang lainnya).
  • Alkohol dan Soft drink. 
  • Melinjo dan emping
  • Kacang-kacangan
  • Jamur, bayam matang, dan sawi
  • Daging kambing
  • Jeroan dan gajih (lemak)
  • Kerang-kerangan
  • Bebek dan kalkun
  • Salmon, mackerel, sarden, kepiting, udang, dan beberapa ikan lainnya
  • Krim dan Es krim
Anjuran
Beberapa hal berikut dianjurkan untuk mengurangi asam urat:
  • Jangan minum aspirin 
  • Miinum air putih + 2 liter sehari.
  • Makan makanan yang mengandung potasium tinggi seperti:
    • Sayuran dan buah - buahan
    • Kentang
    • Alpukat
    • Susu dan yogurt
    • Pisang
  • Olah Raga yang teratur.

Jantung

Sekarang ini sering kita mendengar seseorang meninggal mendadak dikarenakan terkena serangan jantung , itu bisa terjadi dikarenakan kolesterol dan lemak menutufi jantung sehingga aliran darah dan oksigen tidak bisa menuju kejantung, dan ini yang sering disebut serangan jantung koroner.
Serangan jantung tidak hanya menyerang orang tua saja, usia muda juga bisa terkena serangan jntung koroner dikarenakan gaya hidup kita yang serba instan. makanan cepat saji atau yang biasa disebut junk food yang mengandung kolesterol yang tinggimerupakan salah satu seseorang dapat terkena serangan jantung koroner selain minuman dan tidak pernah melakukan olah raga secara rutin.

Gejala seseorang terkena serangan jantung.

Gejala seseorang terkena serangan jantung berbeda antara satu dengan yang lainnya, tapi secara umum gejala seseorang terkena serangan jantung adalah rasa nyeri didada anatara 5 sampai 10 menit, rasa sesak didada yang menghimpit sehingga seseorang sulit untuk bernafas, keluar keringat dingin diserta rasa mual dan kaki terasa sakit luar biasa. Kita dapat mengetahui kalau kita serangan jantung yaitu dengan pemeriksaan ECG.

Secara medis penyakit jantung dikelompokkan menjadi dua macam: penyakit jantung koroner dan penyakit jantung genetik. Penyakit jantung koroner timbul ketika terjadi penyempitan pembuluh darah pada jantung. Sedangkan faktor genetik (bawaan) ditemukan sejak usia bayi.
Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.
Faktor-faktor pemicu serangan jantung adalah antara lain:
  • Merokok.
  • Mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi.
  • Kurang gerak.
  • Malas berolahraga.
  • Stres.
  • Kurang istirahat.

Hypertensi

Darah Tinggi/Hypertensi

Kita mengenal penyakit darah tinggi hanya mengetahui bahwa penyakit darah tinggi sangat berbahaya bagi kesehatan kita tetapi kita tidak tahu apa itu penyakit darah tinggi,penyebabnya dapat menyebabkan apa bagi kita dan cara mencegahnya serta makanan yang dilarang dan dianjurkan untuk penderita darah tinggi
Penyakit darah tinggi atau Hypertensi ialah keadaan di mana seorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal.kita dapat mengetahui peningkatan tekanan darah tinggi dengan memeriksakan diri kedokter. 
Angka normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Angka 120 menunjukkan tekanan pada pembuluh arteri ketika jantung berkontraksi. Disebut dengan tekanan sistolik. Angka 80 menunjukkan tekanan ketika jantung sedang berelaksasi. Disebut dengan tekanan diastolik. Sikap yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah dalam keadaan duduk atau berbaring.Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.
Seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur hal ini dapat mengakibatkan penyakit tersebut bertambah parah sehingga dapat menyebabkan menyebabkan kematian pada sipenderita. Dikarenakan sipenderita tidak mengetahui makanan atau pun minuman yang tidak boleh apabila kita terkena darah tinggi atau hypertensi sehingga dapat menyebabkan serangan darah tinggi atau hypertensi yang terus menerus.
Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung
Penyakit darah tinggi menyerang tidak hanya pada orang yang berusia 45 tahun keatas saja orang yang berusia dibawah 45 tahun bias terkena penyakit darah tinggi dikarenakan gaya hidup, terutama pola makan dan rokok serta tekanan dalam pekerjaan yang menyebabkan seseorang mengalami stress.
Type penyakit Darah Tinggi
Penyakit darah tinggi atau Hipertensi dikenal dengan 2 type klasifikasi, diantaranya Hipertensi Primary dan Hipertensi econdary :
1. Hipertensi Primary
Hipertensi Primary adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan. Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu pula sesorang yang berada dalam lingkungan atau kondisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi ini biasanya terkena pada orang dewasa dibawah usia 45 tahun.
2. Hipertensi Secondary
Hipertensi secondary adalah suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi diakibatkan seseorang menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal ini biasanya terkena pada orang dewasa diatas usia 45tahun keatas.Sedangkan pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk (gendut) sehingga disarankan pada wanita hamil yang berbadan diatas normal untuk mengontrol pola makannya untuk menghindari terkena penyakit darah tinggi.
Pregnancy-induced hypertension (PIH), ini adalah istilah medis bagi wanita hamil yang menderita hipertensi. Kondisi Hipertensi pada ibu hamil bisa sedang ataupun tergolang berbahaya, Seorang ibu hamil dengan tekanan darah tinggi bisa mengalami Preeclampsia dimasa kehamilannya itu.
Preeclampsia adalah kondisi seorang wanita hamil yang mengalami hipertensi, biasanya wanita hamil yang terkena hipertensi merasakan keluhan seperti pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut, muka yang membengkak, kurang nafsu makan, mual bahkan muntah. Apabila terjadi kekejangan sebagai dampak hipertensi maka disebut Eclamsia.

Minggu, 20 Februari 2011

Kolesterol

Apa itu kolesterol?
Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan yang lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.
Apa kolesterol sebenarnya?
Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.
Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai 'pembawa' (carrier) kolesterol dalam darah.
Apakah kolesterol berbahaya?
Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) Jenis kolesterol ini berbahaya sehingga sering disebut juga sebagai kolesterol jahat. Kolesterol LDL mengangkut kolesterol paling banyak di dalam darah. Tingginya kadar LDL menyebabkan pengendapan kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner sekaligus target utama dalam pengobatan.

Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein)
Kolesterol ini tidak berbahaya. Kolesterol HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dari LDL dan sering disebut kol karena dapat membuang kelebihan kolesterol jahat di pembuluh darah arteri kembali ke hati, untuk diproses dan dibuang. HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari proses Aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Apa itu kolesterol?
Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan yang lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.
Apa kolesterol sebenarnya?
Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.
Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai 'pembawa' (carrier) kolesterol dalam darah.
Apakah kolesterol berbahaya?
Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) Jenis kolesterol ini berbahaya sehingga sering disebut juga sebagai kolesterol jahat. Kolesterol LDL mengangkut kolesterol paling banyak di dalam darah. Tingginya kadar LDL menyebabkan pengendapan kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner sekaligus target utama dalam pengobatan.

Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein)
Kolesterol ini tidak berbahaya. Kolesterol HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dari LDL dan sering disebut kolesterol baik karena dapat membuang kelebihan kolesterol jahat di pembuluh darah arteri kembali ke hati, untuk diproses dan dibuang. HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari proses Aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Trigliserida
Selain LDL dan HDL, yang penting untuk diketahui juga adalah Trigliserida, yaitu satu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan berbagai organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah juga dapat meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor dapat mempengaruhi kadar trigliserida dalam darah seperti kegemukan, konsumsi alkohol, gula, dan makanan berlemak.
Tingginya kadar trigliserida (TG) dapat dikontrol dengan diet rendah karbohidrat.

Mengapa Harus Dikontrol?
Mengapa kadar kolesterol harus dikontrol? Karena jika kadar kolesterol di dalam darah (terutama LDL) melebihi nilai normal, maka risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke akan lebih besar.
Kolesterol LDL yang berlebihan dapat mengendap pada dinding pembuluh darah yang akan mengakibatkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah, atau disebut dengan aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Bila penyempitan dan pengerasan ini cukup berat, maka suplai darah ke otot jantung tidak cukup jumlahnya, dan timbullah rasa sakit atau nyeri dada yang disebut sebagai angina dan bila berlanjut akan menyebabkan kematian jaringan otot jantung yang disebut Infark miokard.
Jika ini menyebar luas, maka akan menyebabkan kondisi yang disebut gagal jantung (
heart failure).
Jika sumbatan ini menyerang pembuluh darah otak, maka akan terjadi stroke. Di sinilah kolesterol (khususnya LDL) berperan negatif terhadap kesehatan dan harus selalu dikontrol.