Sabtu, 26 Maret 2011

USAHA SAMPINGAN

Usaha sampingan saat ini sangat digemari oleh mereka yang menginginkan penghasilan tambahan selain dari gaji yang diterima dari tempat kita bekerja, karena disamping sebagai penghasilan tambahan bisa juga dijadikan mata pencaharian utama jika kita sudah tidak bekerja ditempat sekarang kita bekerja. ada banyak peluang usaha baik yang membutuhkan modal yang cukup besar ataupun usaha sampingan yang bermodalkan biaya yang sedikit tapi sangat menjanjikan apabila kita fokus menjalaninya.kita bisa memilih usaha sampingan yang kita ingin jalani berdasarkan kesukaan atau kesenangan kita, karena apabila kita sangat menyukai bidang tersebut kita akan sangat fokus menjalani usaha tersebut. ada beberapa pilihan usaha bagi kita yang ingin membuka usaha yaitu Waralaba atau yang biasa disebut dengan Franchise, apabila Waralaba kita tidak perlu susah - susah mencari pangsa pasarnya dikarenakan usaha yang sudah difranchisekan berarti usaha tersebut sudah dikenal oleh banyak dibandingkan dengan kita membuka usaha dari awal karena perlu memperkenalkan product yang kita jual. tapi apabila product yang dijual mempunyai keunikan tersendiri dan mempunyai kualitas yang bagus pasti orang akan mengingat product yang kita tawarkan selain promosi yang sangat diperlukan bagi yang memulai usaha dari awal.

Rabu, 02 Maret 2011

Jenis – Jenis kista ovarium
Kista adalah suatu struktur abnormal seperti kantung yang bisa ditemukan di manapun di tubuh. Kista biasanya mengandung zat gas, cair, atau setengah padat dan memiliki dinding luar seperti sebuah kapsul. Kista mungkin kecil dan hanya terlihat di bawah mikroskop tetapi dapat juga berukuran sangat besar sehingga mendesak struktur tubuh normal.
Kista terdapat pada berbagai jaringan dan organ dan sering dinamai sesuai lokasinya, misalnya kista kandung kemih, kista payudara, kista hati, kista ginjal, kista pankreas, kista vagina, kista kulit, kista tiroid. Kista ovarium adalah kista yang berkembang pada ovarium wanita. Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya, tetapi beberapa dapat menyebabkan masalah kesehatan dan dapat menghalangi ovulasi sehingga menyulitkan upaya kehamilan.
Jenis-jenis kista ovarium
Secara umum, ada dua jenis utama kista ovarium:
1. Kista fungsional.
Setiap perempuan memiliki dua ovarium (indung telur) yang menyimpan dan melepaskan telur. Masing-masing ovarium sebesar biji kenari dan terletak di setiap sisi rahim. Satu ovarium menghasilkan satu telur setiap bulan, dan proses ini memulai siklus bulanan menstruasi wanita. Telur terselubungi kantong yang disebut folikel. Sebuah telur tumbuh di dalam ovarium sampai hormon estrogen memberikan sinyal ke rahim untuk mempersiapkan diri menerima telur. Pada saatnya, lapisan rahim mulai menebal dan mempersiapkan untuk implantasi telur terbuahi yang mengakibatkan kehamilan. Siklus ini terjadi setiap bulan dan biasanya berakhir ketika telur tidak dibuahi. Semua isi rahim kemudian digugurkan jika telur tidak dibuahi. Proses ini disebut menstruasi.
Jika folikel gagal pecah dan melepaskan telur, cairan menetap dan dapat membentuk kista di ovarium. Dalam gambar USG, kista ovarium ini menyerupai gelembung berdinding tipis yang berisi cairan. Jenis kista ini disebut kista fungsional atau kista sederhana. Ini adalah kista yang paling umum dan biasanya menghilang secara spontan dalam satu atau dua siklus menstruasi. Wanita usia produktif dapat memiliki kista kecil di ovariumnya pada setiap saat. Kista fungsional baru menjadi masalah bila tidak hilang secara spontan setelah 2-3 bulan dan menimbulkan rasa sakit atau menghalangi kehamilan.
2. Kista organik/kista abnormal
Kista jenis ini adalah hasil pertumbuhan sel abnormal (tumor), yang umumnya jinak. Dalam kasus yang jarang terjadi, kista organik dapat menjadi kanker. Contoh kista organik adalah kista dermoid dan polikistik ovarium (PCO). Kista dermoid berisi beberapa materi tak terduga seperti jaringan lemak, rambut, gigi, potongan-potongan tulang dan tulang rawan. Polikistik ovarium (PCO) disebabkan oleh penumpukan beberapa kista kecil yang membuat hormon tidak seimbang sehingga menstruasi tidak teratur, rambut tumbuh di tubuh danpasien menjadi tidak subur.
Gejala
Kista ovarium sering tidak disertai gejala apapun. Pada sebagian besar kasus, kista ovarium baru diketahui dalam pemeriksaan rutin dokter. Dalam kasus di mana kista ovarium menimbulkan gangguan, gejala berikut dapat muncul:
  • Kembung, nyeri atau bengkak di perut.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Nyeri di panggul segera sebelum atau setelah awal periode menstruasi
  • Rasa sakit selama berhubungan seksual.
  • Nyeri menstruasi melebihi biasanya.
  • Mual atau muntah.
  • Kehilangan nafsu makan, merasa kenyang setelah makan sangat sedikit.
  • Rasa sakit tumpul terus-menerus pada salah satu atau kedua sisi panggul.
  • Haid tidak teratur.
  • Penambahan rambut wajah.
Ketika salah satu gejala di atas dirasakan, sangat penting bagi Anda untuk segera memeriksakan diri. Gejala-gejala tersebut juga dapat menjadi pertanda tumor ovarium.
Diagnosis
Dokter Anda mungkin menyarankan USG panggul jika ditemukan massa mencurigakan selama pemeriksaan panggul. USG dapat mengevaluasi setiap kecurigaan kista ovarium.
Perawatan
Bila kista ovarium ditemukan, keputusan penting pertama adalah apakah kista tersebut akan hilang tanpa pengobatan. Kista fungsional diharapkan menghilang spontan dalam beberapa minggu. Bila tetap bertahan dan menimbulkan gangguan, pengobatan kista fungsional biasanya dengan pil hormon/pil KB. Dokter juga dapat memutuskan untuk mengeluarkannya dengan laparoskopi bila dicurigai ada komplikasi. Kista organik seringkali perlu dihilangkan dengan tindakan jika menimbulkan gangguan.

Sumber - Majalah Kesehatan
Jenis – Jenis kista ovarium
Kista adalah suatu struktur abnormal seperti kantung yang bisa ditemukan di manapun di tubuh. Kista biasanya mengandung zat gas, cair, atau setengah padat dan memiliki dinding luar seperti sebuah kapsul. Kista mungkin kecil dan hanya terlihat di bawah mikroskop tetapi dapat juga berukuran sangat besar sehingga mendesak struktur tubuh normal.
Kista terdapat pada berbagai jaringan dan organ dan sering dinamai sesuai lokasinya, misalnya kista kandung kemih, kista payudara, kista hati, kista ginjal, kista pankreas, kista vagina, kista kulit, kista tiroid. Kista ovarium adalah kista yang berkembang pada ovarium wanita. Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya, tetapi beberapa dapat menyebabkan masalah kesehatan dan dapat menghalangi ovulasi sehingga menyulitkan upaya kehamilan.
Jenis-jenis kista ovarium
Secara umum, ada dua jenis utama kista ovarium:
1. Kista fungsional.
Setiap perempuan memiliki dua ovarium (indung telur) yang menyimpan dan melepaskan telur. Masing-masing ovarium sebesar biji kenari dan terletak di setiap sisi rahim. Satu ovarium menghasilkan satu telur setiap bulan, dan proses ini memulai siklus bulanan menstruasi wanita. Telur terselubungi kantong yang disebut folikel. Sebuah telur tumbuh di dalam ovarium sampai hormon estrogen memberikan sinyal ke rahim untuk mempersiapkan diri menerima telur. Pada saatnya, lapisan rahim mulai menebal dan mempersiapkan untuk implantasi telur terbuahi yang mengakibatkan kehamilan. Siklus ini terjadi setiap bulan dan biasanya berakhir ketika telur tidak dibuahi. Semua isi rahim kemudian digugurkan jika telur tidak dibuahi. Proses ini disebut menstruasi.
Jika folikel gagal pecah dan melepaskan telur, cairan menetap dan dapat membentuk kista di ovarium. Dalam gambar USG, kista ovarium ini menyerupai gelembung berdinding tipis yang berisi cairan. Jenis kista ini disebut kista fungsional atau kista sederhana. Ini adalah kista yang paling umum dan biasanya menghilang secara spontan dalam satu atau dua siklus menstruasi. Wanita usia produktif dapat memiliki kista kecil di ovariumnya pada setiap saat. Kista fungsional baru menjadi masalah bila tidak hilang secara spontan setelah 2-3 bulan dan menimbulkan rasa sakit atau menghalangi kehamilan.
2. Kista organik/kista abnormal
Kista jenis ini adalah hasil pertumbuhan sel abnormal (tumor), yang umumnya jinak. Dalam kasus yang jarang terjadi, kista organik dapat menjadi kanker. Contoh kista organik adalah kista dermoid dan polikistik ovarium (PCO). Kista dermoid berisi beberapa materi tak terduga seperti jaringan lemak, rambut, gigi, potongan-potongan tulang dan tulang rawan. Polikistik ovarium (PCO) disebabkan oleh penumpukan beberapa kista kecil yang membuat hormon tidak seimbang sehingga menstruasi tidak teratur, rambut tumbuh di tubuh danpasien menjadi tidak subur.
Gejala
Kista ovarium sering tidak disertai gejala apapun. Pada sebagian besar kasus, kista ovarium baru diketahui dalam pemeriksaan rutin dokter. Dalam kasus di mana kista ovarium menimbulkan gangguan, gejala berikut dapat muncul:
  • Kembung, nyeri atau bengkak di perut.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Nyeri di panggul segera sebelum atau setelah awal periode menstruasi
  • Rasa sakit selama berhubungan seksual.
  • Nyeri menstruasi melebihi biasanya.
  • Mual atau muntah.
  • Kehilangan nafsu makan, merasa kenyang setelah makan sangat sedikit.
  • Rasa sakit tumpul terus-menerus pada salah satu atau kedua sisi panggul.
  • Haid tidak teratur.
  • Penambahan rambut wajah.
Ketika salah satu gejala di atas dirasakan, sangat penting bagi Anda untuk segera memeriksakan diri. Gejala-gejala tersebut juga dapat menjadi pertanda tumor ovarium.
Diagnosis
Dokter Anda mungkin menyarankan USG panggul jika ditemukan massa mencurigakan selama pemeriksaan panggul. USG dapat mengevaluasi setiap kecurigaan kista ovarium.
Perawatan
Bila kista ovarium ditemukan, keputusan penting pertama adalah apakah kista tersebut akan hilang tanpa pengobatan. Kista fungsional diharapkan menghilang spontan dalam beberapa minggu. Bila tetap bertahan dan menimbulkan gangguan, pengobatan kista fungsional biasanya dengan pil hormon/pil KB. Dokter juga dapat memutuskan untuk mengeluarkannya dengan laparoskopi bila dicurigai ada komplikasi. Kista organik seringkali perlu dihilangkan dengan tindakan jika menimbulkan gangguan.

Sumber - Majalah Kesehatan
6 gangguan seksual pada wanita
Ada banyak masalah yang dapat membuat seorang wanita gagal menikmati seks. Berikut adalah enam masalah seksual yang paling sering diderita wanita.

1. Anorgasmia

Ketiadaan orgasme atau anorgasmia menyiratkan bahwa wanita tidak mengalami kenikmatan puncak saat berhubungan seks, meskipun dia mungkin mendapatkan kesenangan. Ada kasus-kasus di mana wanita tidak pernah mencapai orgasme sama sekali (anorgasmia primer), mencapai orgasme parsial (hanya orgasme clitoral dan bukan vagina), atau gagal mencapai orgasme karena kesedihan mendalam, trauma atau sakit melahirkan (anorgasmia sekunder). Perawatan gangguan ini umumnya melibatkan terapi oleh seorang terapis seks atau psikolog profesional. Anorgasmia berkaitan dengan hambatan mental pribadi pasien (misalnya rasa bersalah memperoleh kesenangan seksual) atau masalah hubungan (misalnya kurangnya komunikasi dengan suaminya), atau kombinasi kedua faktor tersebut.

2. Frigiditas

Frigiditas adalah ketiadaan hasrat seksual yang memengaruhi sekitar 10% populasi wanita. Masalah ini umumnya bersifat kejiwaan, misalnya karena pendidikan moral yang terlalu kaku sehingga menabukan seks, konflik dengan pasangan, dll. Pada kasus yang jarang, frigiditas bersifat fisiologis seperti masalah hormonal, minum obat tertentu seperti neuroleptik, obat penenang atau pil tidur. Identifikasi akar masalah diperlukan untuk mengatasinya dan menumbuhkan kembali hasrat seksual pasien.

3. Vaginismus

Vaginismus adalah gangguan seksual di mana wanita menolak penetrasi dengan mengencangkan otot-otot pra-vagina. Ada dua jenis vaginismus: vaginismus primer (wanita yang masih perawan) dan vaginismus sekunder (reaksi karena infeksi vagina, trauma melahirkan, trauma seksual, dll). Penyembuhan vaginismus membutuhkan konsultasi dengan dokter kandungan, terapis seks atau psikoterapis. Perawatan bertujuan untuk membantu pasien mengidentifikasi sumber masalahnya, mengatasinya, dan mendapatkan kembali kepercayaan pada tubuh sendiri dan pasangannya. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasangan yang menjalani perawatan vaginismus berhasil mendapatkan kehidupan seks yang lebih baik dan berkelanjutan.

4. Disparunia

Disparunia atau nyeri saat berhubungan seksual banyak disebabkan karena penyakit menular seksual (PMS) seperti herpes kelamin dan jamur.Kanker serviks, tumor atau kista ovarium juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama berhubungan seks. Anda perlu memeriksakan diri ke dokter kandungan jika rasa nyeri Anda persisten.

5. Masalah menopause

Menopause dapat mempengaruhi hasrat seksual dalam tingkat yang bervariasi dari satu wanita ke wanita yang lain. Penghentian siklus menstruasi dapat menyebabkan berbagai masalah psikologis dan fisiologis pada wanita. Perubahan hormonal juga menyebabkan atrofi vagina dan pelumasan berkurang sehingga menimbulkan rasa sakit dan iritasi yang dapat mengganggu kenikmatan seksual.

6. Sakit setelah melahirkan

Setelah dihadapkan pada persalinan dan sibuk dengan bayinya, kadang-kadang dibutuhkan waktu bagi ibu baru untuk menimbulkan kembali hasrat seksualnya. Dia mungkin mengalami nyeri perineum dan ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan penurunan hasrat seksual. Hal ini diperparah oleh sayatan episiotomi yang kadang-kadang dilakukan untuk mencegah robeknya perineum selama persalinan. Ibu baru harus menunggu penyembuhan sebelum melakukan hubungan seksual dan mungkin khawatir merasa sakit saat melakukannya.

Sumber - Majalah Kesehatan
5 Jenis gangguan menstruasi
Perempuan dapat memiliki berbagai masalah dengan menstruasi/haid mereka. Masalah tersebut dapat berupa tidak mengalami menstruasi sama sekali sampai menstruasi berat dan berkepanjangan.
Pola haid boleh saja tidak teratur, tetapi jika jarak antar menstruasi kurang dari 21 hari atau lebih dari 3 bulan, atau jika haid berlangsung lebih dari 10 hari maka Anda harus mewaspadai adanya masalah ovulasi atau kondisi medis lainnya.
1. Amenore
Amenore adalah tidak ada menstruasi. Istilah ini digunakan untuk perempuan yang belum mulai menstruasi setelah usia 15 tahun (amenore primer) dan yang berhenti menstruasi selama 3 bulan, padahal sebelumnya pernah menstruasi (amenore sekunder).
Amenore primer biasanya disebabkan oleh gangguan hormon atau masalah pertumbuhan. Amenore sekunder dapat disebabkan oleh rendahnya hormon pelepas  gonadotropin (pengatur siklus haid), stres, anoreksia, penurunan berat badan yang ekstrem, gangguan tiroid, olahraga berat, pil KB, dan kista ovarium.
2. Sindrom Pramenstruasi (PMS)
Sindrom pramenstruasi (PMS) adalah sekelompok gejala fisik, emosi, dan perilaku yang umumnya terjadi pada minggu terakhir fase luteal (seminggu sebelum haid). Gejala biasanya tidak dimulai sampai 13 hari sebelum siklus, dan selesai dalam waktu 4 hari setelah perdarahan dimulai.
Beberapa gejala PMS yang sering dirasakan:
  • Payudara menjadi lembut dan bengkak
  • Depresi, mudah tersinggung, murung dan emosi labil (mood swing)
  • Tidak tertarik seks (libido menurun)
  • Jerawat berkala
  • Perut kembung atau kram
  • Sakit kepala atau sakit persendian
  • Sulit tidur
  • Sulit buang air besar (BAB)
3. Dismenore
Dismenore adalah menstruasi menyakitkan. Nyeri menstruasi terjadi di perut bagian bawah tetapi dapat menyebar hingga ke punggung bawah dan paha. Nyeri juga bisa disertai kram perut yang parah. Kram tersebut berasal dari kontraksi dalam rahim, yang merupakan bagian normal proses menstruasi, dan biasanya pertama dirasakan ketika mulai perdarahan dan terus berlangsung hingga 32 – 48 jam.
Dismenore yang dialami remaja umumnya bukan karena penyakit (dismenore primer). Pada wanita lebih tua, dismenore dapat disebabkan oleh penyakit tertentu (dismenore sekunder), seperti fibroid uterus, radang panggul, endometriosis ataukehamilan ektopik.
Dismenore primer dapat diperingan gejalanya dengan obat penghilang nyeri/anti-inflamasi seperti ibuprofen, ketoprofen dan naproxen. Berolah raga, kompres dengan botol air panas, dan mandi air hangat juga dapat mengurangi rasa sakit.
Bila nyeri menstruasi tidak hilang dengan obat pereda nyeri, maka kemungkinan merupakan dismenore sekunder yang disebabkan penyakit tertentu.
4. Menoragia
Menoragia adalah istilah medis untuk perdarahan menstruasi yang berlebihan. Dalam satu siklus menstruasi normal, perempuan rata-rata kehilangan sekitar 30 ml darah selama sekitar 7 hari haid. Bila perdarahan melampaui 7 hari atau terlalu deras (melebihi 80 ml), maka dikategorikan menoragia.
Penyebab utama menoragia adalah ketidakseimbangan jumlah estrogen dan progesteron dalam tubuh. Ketidakseimbangan tersebut menyebabkan endometrium terus terbentuk. Ketika tubuh membuang endometrium melalui menstruasi, perdarahan menjadi parah.
Menoragia juga bisa disebabkan oleh gangguan tiroid, penyakit darah, dan peradangan/infeksi pada vagina atau leher rahim.
5. Perdarahan Abnormal
Perdarahan vagina abnormal (di luar menstruasi ) antara lain:
  • Pendarahan di antara periode menstruasi
  • Pendarahan setelah berhubungan seks
  • Perdarahan setelah menopause
Perdarahan abnormal disebabkan  banyak hal. Dokter Anda mungkin memulai dengan memeriksa masalah yang paling umum dalam kelompok usia Anda. Masalah serius seperti fibroid uterus, polip, atau bahkan kanker dapat menjadi sebab perdarahan abnormal.
Baik pada remaja maupun wanita menjelang menopause, perubahan hormon dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sumber - Majalah Kesehatan
7 Tips mencegah kanker payudara
Bila Anda wanita berumur 30 tahun, peluang Anda terkena kanker payudara adalah 1 per 229. Pada usia 40, peluang Anda menjadi 1 per 68. Pada usia 50, peluangnya menjadi 1 per 37 (catatan: ini adalah statistik di Amerika dan Eropa, di Indonesia mungkin berbeda).
Risiko kanker payudara meningkat bila ibu, bibi, nenek atau saudara perempuan Anda ada yang terkena kanker tersebut sebelum usia 50 tahun. Bila salah satu ibu atau saudara perempuan Anda terkena kanker, risiko Anda dua kali rata-rata. Bila keduanya terkena, risiko Anda lima kali rata-rata. Sekitar 20-30 persen wanita yang terkena kanker payudara memiliki keluarga dekat yang juga terdiagnosis penyakit itu. Sekitar 70 persen sisanya lebih sulit menentukan faktor risikonya. Pola makan, berat badan, merokok, obat-obatan, dll dapat memengaruhi risiko kanker payudara.
Berikut adalah 7 cara mencegah kanker payudara dengan mengurangi faktor risiko di luar bakat genetik:
1. Berolah raga
Dalam sebuah eksperimen, para peneliti menanyai 1.550 wanita berusia 40-85 tahun mengenai kebiasaan berolah raga mereka. Para wanita yang aktif berolahraga memiliki risiko terkena kanker payudara setengah lebih rendah dibandingkan mereka yang kurang berolah raga. Berjalan kaki 30 menit, lima kali seminggu dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 18 persen menurut studi lain yang melibatkan 74 ribu wanita berumur 50 sampai 79 tahun.
2. Menjaga berat badan
American Cancer Society pernah melakukan studi yang melibatkan 62 ribu wanita. Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak kenaikan berat badan sejak wanita berumur 18 tahun, semakin besar risiko mengidap kanker payudara di masa menopause. Mereka yang bertambah berat badan sampai 30 kilogram meningkatkan risikonya dua kali lipat. Kelebihan berat badan tampaknya meningkatkan estrogen, yang mendukung pembentukan kanker.
3. Menghindari lemak
Ada keterkaitan antara konsumsi tinggi lemak tak jenuh rantai jamak(minyak jagung, bunga matahari, dll) dengan kanker payudara. Pilihlah asam lemak tak jenuh rantai tunggal, seperti minyak zaitun.
Di Swedia pernah dilakukan penelitian selama 6 tahun terhadap lebih dari 61 ribu wanita berusia 40 sampai 76 tahun. Mereka yang mengkonsumsi 10 gram lemak tak jenuh rantai tunggal setiap hari mengalami penurunan risiko kanker payudara hingga 45 persen. Sebaliknya, setiap konsumsi 5 gram lemak tak jenuh rantai jamak meningkatkan risiko kanker payudara hingga 69 persen. Data ini menjelaskan kenapa kanker payudara jarang dijumpai di Spanyol, Yunani dan Italia, meskipun 42 persen kalori lemak yang mereka dapatkan berbentuk minyak. Hal itu karena mereka mengkonsumsi jenis lemak tak jenuh rantai tunggal.
4. Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan
Pigmen karotenoid yang terdapat pada buah dan sayuran dipercaya melindungi kanker payudara. Para peneliti Universitas New York membandingkan sampel darah 270 wanita penderita kanker payudara dengan sampel darah 270 wanita sehat. Wanita yang memiliki karotenoid terendah memiliki risiko dua kali lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan yang berkarotenoid tertinggi. Usahakan selalu menyertakan sayur dan buah-buahan dalam menu harian Anda, terutama wortel, tomat, semangka dan bayam.
5. Banyak mengkonsumsi kedelai
Insiden kanker payudara pada wanita Asia hanya seperlima dari wanita Barat. Para ilmuwan percaya bahwa penyebabnya adalah diet yang kaya kedelai. Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa kedelai fermentasi Jepang dapat menurunkan risiko kanker payudara. Mereka yang mengkonsumi tiga porsi atau lebih setiap hari memiliki risiko lebih rendah dibandingkan yang makan hanya satu porsi atau kurang.
Kedelai mengandung fitoestrogen yang mencegah kanker payudara dengan membatasi efek karsinogenik dari estrogen. Meminum segelas susu kedelai atau tiga potong tahu/tempe setiap hari dapat melindungi Anda dari kanker payudara.
6. Menyusui
Menyusui tidak hanya bermanfaat bagi bayi, tetapi juga bagi ibunya karena menekan kadar estrogen. Para peneliti membandingkan angka melahirkan dan pola menyusui wanita yang hidup di negara maju dan negara berkembang. Mereka mendapati bahwa wanita di negara maju dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga setengahnya bila memiliki anak lebih banyak dan menyusui mereka seperti para wanita di negara berkembang (rata-rata 30 bulan per kelahiran).
7. Tidak merokok
Semakin muda wanita merokok, semakin besar peluangnya terkena kanker payudara sebelum menopause. California Environmental Protection Agency melaporkan bahwa merokok pasif, terutama di kalangan wanita muda, adalah salah satu penyebab kanker payudara. Bagi para suami atau ayah, berhentilah merokok agar istri atau anak perempuan Anda tidak terkena kanker payudara.

Sumber - Majalah Kesehatan
Yang mungkin belum anda ketahui mengenai kanker payudara
Apa itu kanker payudara?
Sel tubuh mengalami siklus pertumbuhan dan kemunduran secara teratur, yang prosesnya dikendalikan oleh gen dalam inti sel. Apabila gen mengalami gangguan, maka pertumbuhan sel tidak lagi terkontrol sehingga mengganggu fungsi tubuh. Sel yang tumbuh tidak terkontrol tersebut disebut kanker. Bila terjadi pada payudara, maka dinamakan kanker payudara. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker payudara dapat menyebar ke kulit, limpha, liver, otak, paru, dan organ lainnya melalui peredaran darah.
Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak diderita oleh wanita Indonesia setelah kanker leher rahim.
Faktor Risiko Kanker Payudara
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara:
  • Keluarga dekat (ibu dan saudara perempuan) ada yang sudah terkena. Sekitar 20% penderita kanker payudara memiliki saudara yang juga terdiagnosis kanker tersebut.
  • Menstruasi terlalu awal (<di bawah 12 tahun) atau terlambat menopause (> 50 tahun)
  • Usia di atas 50 tahun. Kanker payudara memang menyerang semua wanita tanpa memandang usia, namun semakin meningkat usia wanita, semakin besar risikonya. Wanita di atas 50 tahun memiliki risiko kanker payudara hingga 5-7%.
  • Tidak pernah melahirkan anak atau memiliki anak pertama di atas 30 tahun.
  • Merokok dan mengkonsumsi alkohol.
Belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa radiasi ponsel dan konsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Gejala Kanker Payudara
Kanker payudara pada stadium awal biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, pada stadium yang lebih lanjut salah satu atau beberapa gejala berikut mungkin dirasakan:
  • Benjolan atau penebalan di dalam atau di sekitar payudara dan ketiak.
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara.
  • Keluarnya cairan dari puting susu.
  • Perubahan warna atau bentuk kulit di sekitar payudara, areola, dan puting susu.
Ingat bahwa gejala-gejala tersebut di atas tidak selalu disebabkan oleh kanker payudara. Infeksi dan kista payudara juga bisa menimbulkan gejala yang sama. Bila Anda mengalami tanda-tanda tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
Diagnosis
Deteksi kanker payudara bisa dilakukan dengan:
  • Perabaan. Dokter atau Anda sendiri bisa melakukan perabaan untuk mengetahui keberadaan, ukuran dan tekstur kanker payudara. Tidak semua kanker payudara bisa dideteksi dengan perabaan.
  • Mamografi. Mamografi (foto sinar X payudara) adalah etode yang sangat efektif untuk mendeteksi kanker payudara secara dini, pada saat masih dapat disembuhkan. Mamografi bahkan bisa mendeteksi kanker sebelum stadium 0 (carcinoma in situ), di mana tumor sudah terbentuk namun belum menyebar. Namun demikian, sekitar 10% kanker payudara yang terdeteksi lewat perabaan tidak terdeteksi melalui mamografi. Bila hasil mamografi Anda negatif, namun Anda atau dokter merasakan adanya kanker, sebaiknya lakukan mamografi ulang.
  • Ultrasonografi. Bila setelah dilakukan mamografi ternyata didapati ada lesi yang mencurigakan, dokter bisa menyarankan ultrasonografi. Dengan memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi, ultrasonografi dapat membedakan antara jenis lesi kanker yang padat dan yang cair.
Perkembangan Kanker Payudara
  • Stadium 0: Sel-sel kanker belum mengganggu jaringan tubuh lainnya (non invasif).
  • Stadium I: Sel-sel kanker sudah mendesak dan mengganggu jaringan normal di sekelilingnya. Ukuran tumor memiliki ukuran sampai 2 centimeter namun belum mempengaruhi kelenjar limpha.
  • Stadium II : Kanker berukuran antara 2 sampai 5 centimeter atau sudah menjalar ke kelenjar limpha di bawah ketiak. Kelenjar limpha yang terpengaruh belum saling mendesak atau mengganggu jaringan di sekitarnya.
  • Stadium IIIA : Kanker berukuran lebih dari 5 centimeter atau sudah sangat mempengaruhi kelenjar limpha. Kelenjar-kelenjar limpha saling merapat atau mendesak jaringan sekitarnya.
  • Stadium IIIB: Kanker sudah menjalar ke kulit, dinding rongga dada dan kelenjar limpha mamari di bawah rusuk. Pada stadium ini kanker dapat menjadi sangat ganas sehingga menimbulkan peradangan di sebagian atau seluruh dada.
  • Stadium IV: Penyebaran kanker telah melampaui dada, ketiak dan kelenjar limpha hingga ke leher, paru, liver, tulang belakang dan otak.
Terapi Kanker Payudara
Penanganan atau terapi kanker payudara tergantung pada usia pasien, stadium kanker, jenis kanker dan tingkat penyebarannya. Berikut adalah jenis terapi yang mungkin dilakukan:
  • Pembedahan, termasuk mastektomi (pengambilan seluruh payudara) atau lumpektomi (pengambilan jaringan kanker dari payudara dan menyembuhkan sisanya dengan penyinaran radiasi)
  • Radiasi sel kanker untuk menurunkan ukuran kanker dan menghilangkan keluhan.
  • Kemoterapi, pemberian obat anti kanker dan terapi hormon untuk menurunkan risiko timbulnya kembali kanker.
Sumber - Majalah Kesehatan
5 Langkah praktis memeriksa payudara sendiri
Memeriksa sendiri secara teratur keadaan payudara Anda (self breast examination) dapat secara efektif mengurangi risiko kehadiran kanker payudara tanpa disadari. Setiap wanita berusia di atas 20 tahun sangat dianjurkan untuk melakukannya.
Berikut adalah lima langkah praktis untuk memeriksa sendiri payudara Anda:
Langkah 1: Berdirilah di depan cermin dengan bahu tegak dan tangan lurus di samping pinggang. Lihat kedua payudara Anda:
  • Apakah ukuran, bentuk dan warnanya seperti biasa?
  • Apakah ada distorsi bentuk atau pembengkakan?
Periksakan diri ke dokter bila menemukan perubahan berikut pada payudara Anda:
  • Lekukan, kerutan atau tonjolan di kulit
  • Puting susu berubah posisi atau masuk ke dalam
  • Warna kemerahan, pucat, meradang atau membengkak
Langkah 2: Angkat kedua tangan Anda dan lihat apakah ada perubahan yang sama.
Langkah 3: Tekan dengan lembut putting susu Anda dengan jari dan ibu jari. Lihat apakah ada benda cair yang keluar.
Langkah 4: Selanjutnya, sambil tidur berbaring, rasakan kedua payudara Anda dengan meraba payudara kanan dengan tangan kiri, dan payudara kiri dengan tangan kanan. Tekan secara mantap namun lembut dengan jari-jari yang rata dan saling merapat.
Lakukan perabaan dari atas ke bawah, sisi ke sisi dari dada bagian atas sampai ke perut bagian atas dan dari ketiak sampai lekukan tengah di antara kedua payudara.
Ikuti satu pola untuk memastikan seluruh bagian payudara Anda terperiksa. Anda bisa memulai dari puting susu, lalu melingkar melebar seperti obat nyamuk ke bagian luar payudara. Anda juga bisa mengambil pola seperti orang mengepel lantai, dari atas ke bawah atau kiri ke kanan dengan tarikan lurus-lurus. Mulai dengan rabaan lembut, lalu tekan lebih keras pada bagian yang perlu diperiksa jaringannya sampai ke dalam.
Langkah 5: Terakhir, rasakan payudara Anda ketika duduk dan berdiri. Banyak wanita yang merasa lebih peka ketika payudara mereka basah dan licin. Anda bisa mencoba melakukannya sewaktu sedang mandi. Lakukan gerakan yang sama dengan langkah 4.

Sumber - Majalah Kesehatan
6 Faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah
Banyak orang yang menderita tekanan darah tinggi (hipertensi). Seringkali mereka memiliki masalah hipertensi karena bakat genetik. Namun, ada banyak faktor lain yang dapat meningkatkan dan memengaruhi tekanan darah selain bakat bawaan. Berikut ini adalah beberapa faktor di antaranya:
1. Garam
Salah satu penyebab tekanan darah tinggi adalah makan terlalu banyak garam. Banyak orang mendapati tekanan darah mereka naik setelah makan terlalu banyak garam. Kita sering mengonsumsi natrium jauh melebihi yang kita sadari. Penyebabnya seringkali karena garam yang sudah ada dalam makanan. Dalam banyak makanan seperti sup, gorengan dan mie terdapat garam yang lebih banyak garam daripada yang mungkin Anda perkirakan atau rasakan.
2. Stres
Jika Anda stres, Anda memiliki tekanann darah lebih tinggi. Anda perlu mencoba untuk tetap tenang dan menangani masalah secara rasional. Teknik relaksasi dan obat kadang-kadang dapat membantu untuk tetap tenang menghadapi tekanan kehidupan.
3. Obat
Obat-obat tertentu dapat meningkatkan tekanan darah, termasuk sejumlah obat flu. Waspadai obat yang mungkin menimbulkan efek ini.
4. Umur
Seiring bertambahnya usia, orang lebih rentan memiliki tekanan darah tinggi. Inilah sebabnya mengapa semakin tua, semakin penting orang untuk memeriksa tekanan darah Anda. Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena diam-diam membahayakan kesehatan banyak orang tanpa disadari.
5. Berat badan
JikaAnda kelebihan berat badan, Anda akan cenderung memiliki tekanan darah tinggi. Mengontrol berat badan Anda dapat membantu mengurangi ancamannya.
6. Kurang olahraga/ aktivitas
Kurang olahraga sering berperan terhadap tekanan darah tinggi. Orang yang kurang gerak sering memiliki tekanan darah tinggi. Siapapun yang berolahraga secara teratur berpotensi memiliki tekanan darah lebih rendah. Olah raga juga bermanfaat mengurangi stress.
Bila Anda memiliki hipertensi, Anda harus selalu memantau tekanan darah Anda agar tidak berisiko terkena stroke dan penyakit jantung. Menjaga tekanan darah tetap dalam kontrol memastikan kesehatan Anda selalu optimal.

Sumber - Majalah Kesehatan
7 cara alami turunkan tekanan darah
Jumlah orang yang menderita hypertensi semakin bertambah pada tingkat yang mengkhawatirkan dan penyebabnya adalah gaya hidup yang kita jalani dan jenis makanan yang kita makan. Diperkirakan saat ini satu dari tiga orang Indonesia berusia di atas 18 tahun memiliki hipertensi. Hipertensi adalah penyebab kematian nomor tiga di Indonesia– setelah stroke dan tuberculosis– yakni mencapai sekitar 6,7% dari populasi kematian pada semua umur di Indonesia.
Hipertensi adalah pembunuh diam-diam (silent killer) karena tidak ada gejala atau tanda khas sebagai peringatan dini. ”Kebanyakan orang merasa sehat dan energik, padahal dia menderita hipertensi,” kata Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih ketika membuka The 4th Scientific Meeting on Hypertension di Jakarta (13/2/10).
Bila Anda memiliki hipertensi, penting sekali bagi Anda untuk selalu mengelolanya. Berikut adalah 7 solusi alami yang dapat membantu Anda menurunkan tekanan darah Anda:
1. Mengelola stres.
Stres adalah salah satu faktor yang berperan besar dalam tekanan darah tinggi. Menurunkan stres bermanfaaat menurunkan tekanan darah pada sebagian besar orang. Selain rekreasi, olah raga teratur dapat menurunkan stress dan menurunkan denyut jantung istirahat, yang penting untuk kesehatan jantung. Mendengarkan musik santai selama 20 sampai 30 menit sehari juga diketahui dapat memperlambat denyut jantung dan menurunkan tekanan darah.
2. Aromaterapi
Kini mulai banyak tersedia di Indonesia aneka produk aromaterapi yang bermanfaat menurunkan tekanan darah tinggi. Mengirup aroma minyak dari chamomile biru konon bermanfaat menenangkan pikiran. Efek relaksasi yang menenangkan juga dapat diperoleh dari pemijatan dengan campuran minyak lavender dan zaitun atau minyak bunga matahari dan chamomile biru.
3. Menyeimbangkan garam
Kelbihan natrium dapat meningkatkan darah. Anda sebaiknya mengurangi konsumsi garam hingga di bawah 6 gram per hari. Sebaliknya, naikkan porsi kalium dan magnesium. Keseimbangan garam menjaga tekanan darah Anda pada tingkat yang sehat. Hal ini bisa dilakukan dengan memperbanyak buah, sayur dan biji-bijian. Pisang, melon, jeruk, kubis dan kembang kol dan sayuran segar lainnya adalah sumber magnesium. Kalium terdapat dalam kacang, padi, biji gandum, kedelai dan pisang.
4. Seledri
Seledri dan minyak seledri membantu pelebaran otot-otot yang mengatur tekanan darah. Jus seledri yang dikombinasi wortel dan air adalah minuman bergizi yang enak dan bermanfaat.
5. Bawang putih
Bawang putih yang kita gunakan sebagai bumbu masakan juga bermanfaat menurunkan kolesterol dan trigliserida dan meningkatkan sirkulasi darah. Pil bawang putih dapat menjadi solusi praktis untuk menjaga tekanan darah dan kolesterol Anda. Dalam analisis-meta dari tujuh percobaan terkontrol acak suplemen bawang putih, tiga percobaan menunjukkan penurunan yang signifikan pada tekanan darah sistolik dan empat pada tekanan darah diastolik. Para peneliti menyimpulkan bahwa suplemen bawang putih bubuk berkhasiat klinis pada pasien dengan tekanan darah tinggi ringan.
Namun, Anda perlu berhati-hati bila meminum pil bawang putih karena kemampuannya mengencerkan darah (sehingga mengurangi kemampuan darah untuk membeku). Bawang putih dapat berinteraksi dengan banyak obat dan suplemen pengencer darah seperti warfarin, pentoxifylline, aspirin, vitamin E, gingko. Konsumsi suplemen bawang putih sebaiknya dihentikan dalam minggu-minggu sebelum dan setelah operasi.
6. Jintan hitam
Jintan Hitam (habbatussauda)selama ribuan tahun telah diakui sebagai tanaman berkhasiat luas dengan 100 lebih zat kimia aktif. “Habbatussauda menyembuhkan setiap penyakit kecuali kematian,” sabda Nabi Muhammad. Penelitian pra-klinis telah menunjukkan manfaat jintan hitam dalam penurunan tekanan arteri setelah 15 hari penggunaan. Manfaat tersebut diduga berasal dari sifat antioksidan jintan hitam.
7. Minyak ikan
Studi awal menunjukkan bahwa minyak ikan mempunyai efek sederhana pada tekanan darah tinggi. Suplemen minyak ikan mengandung DHA yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Sumber - Majalah Kesehatan

Cara Merawat Kulit Yang Salah

Sering kali kita menganggap bahwa perawatan kulit terutama wajah yang kita lakukan sudah benar, tetapi tanpa kita sadari, perawatan yang kita lakukan sendiri tanpa konsultasi dengan dokter yang memang sangat megetahui seluk beluk tentang kulit malah menimbulkan efek yang sangat membuat kita merasa jengkel. Dikarenakan hasilnya diluar perkiraan yang tadinya sangat mengharapkan kulit wajah yang cantik, mulus dan putih malah membuat kita malu apabila bertemu dengan orang lain. Disebabkan wajah kita menjadi rusak dikarenakan pemakaian obat perawatan kulit tanpa pengetahuan yang cukup tentang kulit atau konsultasi dengan dokter spesialis kulit.

Efek samping dari memakai cream atau obat untuk perawatan wajah tanpa mengetahui efek sampingnya:
  1.  Terjadinya peradangan kulit, biasanya dimulai dengan gejala gatal - gatal pada wajah.
  2.  Mengelupasnya kulit wajah yang disertai dengan perasaan panas atau perih pada wajah. 
  3.  Timbulnya jerawat dikarenakan pemakaian cream atau obat yang tidak sesuai dengan kulit wajah.
  4.  Kanker Kulit dapat terjadi dikarenakan kita memakai cream atau obat tanpa konsultasi dengan dokter spesialis kulit.
Untuk itu disarankan agar kita berkonsultasi dahulu dengan dokter sesialis kulit apabila kita ingin melakukan perawatan kulit wajah kita, atau untuk lebih aman kita dapat menggunakan cara alami yaitu dengan banyak memakan buah - buahan yang banyak mengandung Vitamin E atau memakai masker yang dapat kita buat sendiri seperi masker bengkoang, timun.

Selasa, 01 Maret 2011

Resiko Penurunan Berat Badan Secara Drastis

Jika ingin menurunkan berat badan lakukanlah secara bertahap, karena penurunan berat badan secara drastis bisa berbahaya bagi tubuh. Apa risiko berat badan yang turun drastis?

Timbunan lemak di dalam tubuh banyak mengandung bahan kimia dan polutan. Nah, ketika lemak tubuh dipecah selama penurunan berat badan, maka zat bahaya ini bisa dilepaskan ke aliran darah dan menyebabkan penyakit
.

Penelitian yang dilakukan Dr Duk-Hee Lee, profesor dari Kyungpook National University di Daegu, Korea Selatan menyimpulkan bahwa orang yang telah kehilangan berat badannya memiliki jumlah polutan yang tinggi dalam aliran darahnya, sementara orang yang bertambah berat badannya memiliki konsentrasi polutan yang lebih rendah.

"Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa penurunan berat badan bisa sangat membantu, tapi ada juga hal negatifnya seperti melepaskan zat pencemar (polutan) ke dalam aliran darah," ujar Dr Lee, seperti dikutip dari AOLHealth, Selasa (25/1/2011).

Dr Lee menuturkan beberapa penyakit seperti hipertensi, diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner dan rheumatoid artrithis telah dikaitkan dengan polutan organik.

"Polutan yang umum ada pada lemak termasuk polutan berbasis petroleum, pestisida, PCBs (Polychlorinated biphenyls), bahan kimia dari plastik, pelarut industri dan logam berat merkuri," ujar Dr Myron Wentz, pendiri USANA Health Sciences di Salt Lake City.

Polutan ini bisa berada di mana saja seperti di rumah, lingkungan kerja, air, udara dan produk serta makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Untuk mengurangi paparan tersebut adalah dengan mengurangi produk olahan, konsumsi buah-buahan dan sayuran, serta minum air putih untuk membantu mengeluarkan racun dari peredaran darah.

Selain itu jika ingin menurunkan berat badan lakukanlah secara bertahap, penurunan berat badan yang ideal adalah 0,5-1 kilogram dalam satu minggu dan sebaiknya tidak dilakukan secara ekstrem untuk menghindari bahaya penyakit.

Sumber Vera bararh – detik health

Diet

Penyebabkan gagalnya diet
Tidak semua orang berhasil menurunkan berat badannya usai melakukan diet. Banyak kejadian, berat badan kembali naik setelah berhenti program diet (diet yoyo). Ternyata ini penyebabnya.

Para ahli menemukan orang yang mengalami
diet yoyo disebabkan oleh karakterteristik dari tingkat protein di dalam darahnya.

Peneliti menemukan perempuan yang berahsil menjaga berat badan dengan baik cenderung memiliki kadar enzim yang besar. Hal ini menunjukkan kadar dari enzim tersebut mempengaruhi seseorang dalam menjaga berat badannya.

Kemungkinan protein yang terkandung dalam enzim tersebut dapat mempengaruhi hormon-hormon yang berfungsi mengontrol bagaimana tubuh merasakan perut yang kenyang dan membuat tubuh menyimpan lemak ekstra dan air.

Kadar enzim yang besar itu ternyata tidak ditemukan pada perempuan yang mengalami diet yoyo.

"Diet yoyo bisa mengganggu psikologis seseorang karena ia akan merasa gagal dalam menurunkan berat badannya dan bisa mengurangi kepercayaan dirinya," ujar Dr Susan Jebb dari Medical Research Council’s nutrition centre di Cambridge, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (28/2/2011).

Dr Jebb mengingatkan pentingnya mempelajari penyebab seseorang gagal dalam berdiet. Dengan begitu bisa ditentukan strategi apa yang perlu dilakukan orang untuk menjaga berat badannya dalam jangka panjang.

Penemuan ini nantinya akan memberikan petunjuk bagi seseorang untuk melakukan tes darah sederhana sebelum melakukan diet. Hal ini untuk memberinya bantuan dalam menjaga bentuk tubuh rampingnya.

Studi ini dilakukan oleh peneliti dari 8 negara di Eropa yang menganalisis darah dari 96 partisipan yang berhasil menurunkan berat badannya. Sekitar setengah dari partisipan berhasil menjaga berat badannya, sedangkan setengah lainnya justru bertambah berat badannya setelah berhenti diet.

Peneliti melakukan pengujian darah terhadap 34 protein yang menunjukkan kadar dari suatu zat yang disebut dengan angiotensin-converting enzyme. Zat ini sangat terkait dengan perempuan yang memiliki diet yoyo atau perempuan dengan berat badan tidak stabil.

Sumber Vera bararah – Detik Health

Selulit

Cara Bagaimana Menghindari Selulit
Ada beberapa cara untuk melawan selulit. Dari olahraga, menggosoknya dengan krim antiselulit, dan berdiet. Diet saja, tidak akan membantu menghilangkan selulit dalam jangka panjang. Yang penting adalah mengatur pola makan sehingga berat badan Anda bisa turun, dan dengan sendirinya selulit pun akan berangsur menipis. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan olahraga secara teratur.
Hindari makanan yang mengandung tepung
Paling tidak ada dua studi yang mengatakan bahwa orang yang lebih sering mengonsumsi gandum utuh cenderung mengurangi lemak perutnya, daripada mereka yang mengonsumsi karbohidrat kompleks lebih sedikit. Anda tahu, ketika perut berlemak, selulit juga ingin unjuk diri di situ. Di hipermarket sudah banyak dijual berbagai macam produk gandum utuh sehingga Anda punya banyak pilihan. Lagipula kandungan serat yang lebih tinggi pada roti gandum (whole-wheat) dan pasta gandum membuat Anda kenyang lebih lama.
Bertemanlah dengan lemak
Untuk menghilangkan lemak, Anda perlu mengatasi ketakutan Anda pada lemak. Bagaimana caranya? Dengan mengonsumsi lemak sehat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, avokad, dan minyak zaitun, Anda bisa membantu menurunkan berat badan dan selulit. Lemak sehat ini menawarkan cita rasa, tekstur, dan rasa kenyang yang Anda inginkan ketika menerapkan pola makan yang sehat.
“Gunakan saja bahan-bahan ini untuk kondimen, bukan sebagai makanan utama,” kata Delia Hammock, RD, konsultan nutrisi di New York City. Oleskan satu sendok makan bubur avokad ke atas roti, atau taburkan satu sendok teh biji bunga matahari ke atas sayuran Anda.
Makan sayur lebih banyak
Sebuah
penelitian baru dalam International Journal of Obesity menyebutkan bahwa orang-orang yang sering makan daging cenderung menjadi obese sebanyak 27 persennya, dan 33 persennya cenderung memiliki perut yang buncit (lemak berbahaya yang terakumulasi di sekitar organ-organ perut, dan meningkatkan risiko penyakit jantung), ketimbang mereka yang jarang makan daging. Menu daging-dagingan akan membuat Anda mengonsumsi rata-rata 700 kalori lebih banyak dalam sehari.
Nikmati makanan pembuka
Menurut penelitian, jika Anda ngemil dulu sebelum makan siang atau makan malam, Anda akan makan lebih sedikit. Tentu, Anda harus memilih camilan yang sehat. Misalnya, buah-buahan. Kemudian, makanan utama harus dinikmati dalam urutan yang benar: pertama sayuran (yang harus memenuhi setengah dari piring Anda), kemudian protein, baru karbohidrat dari gandum utuh.
“Makan sayuran lebih dulu akan mengenyangkan perut dan otak Anda,” kata Lisa Young, PhD, RD, penulis buku The Portion Teller Plan. “Sayuran berserat bisa mengenyangkan dan mata Anda melihat porsi yang banyak sehingga otak akan berpikir bahwa Anda telah makan banyak. Begitu Anda menjamah karbohidrat, Anda akan siap berhenti makan.”
Kurangi cita rasa dan aroma makanannya
Memenuhi piring dengan terlalu banyak rasa atau aroma bisa memicu hormon yang menyebabkan rasa lapar, yang membuat Anda makan lebih banyak tanpa Anda sadari. Pertahankan cita rasa yang sederhana, tapi pilihan: sambal, paprika, atau bubuk cabai, yang semuanya mengandung kapsaisin, senyawa yang mampu meningkatkan rasa puas dan membantu Anda makan lebih sedikit. Menurut riset yang diterbitkan di International Journal of Obesity, Anda juga bisa memasak makanan yang menggunakan bumbu ketumbar, kunyit, atau jinten.
Selain memilih makanan-makanan tertentu, Anda juga perlu mengubah kebiasaan makan Anda, yaitu:
“Cheating” dengan cara yang benar
Ketika sedang menerapkan diet sehat, biasanya ada cheating day, di mana Anda diperbolehkan makan lebih bebas. Konsep cheating day ini adalah penurunan berat badan, tetapi Anda tetap perlu memerhatikan konsekuensinya. Ketika Anda bebas makan, Anda akan mengonsumsi ribuan kalori lebih banyak. Setelah merasa enak makan, Anda juga akan cenderung sulit mengonsumsi makanan sehat lagi esok harinya. Ketimbang sehari penuh makan bebas, Young menyarankan untuk makan bebas sekali saja (bukan tiga kali sehari) setiap minggu.
Makan dan “ngemil” sesuai jadwal
“Tertib mengikuti pola makan harian akan mengatur otak, kapan harus mengharapkan makanan, dan kapan tidak. Dengan demikian Anda tidak akan ngemil lagi di sela-sela waktu makan,” ungkap Susan B Roberts, PhD, profesor bidang nutrisi di Tufts
University, dan penulis buku The “I” Diet. “Camilan yang tidak terencana itulah yang cenderung akan menjebak Anda karena sering kali merupakan makanan yang tinggi kalori dan tinggi gula.”

Lawan dorongan untuk makan
Latihan makan sehat tentu akan membuat Anda terbiasa dengan pola makan ini. Judith S Beck, PhD, penulis buku The Beck
Diet Solution, menyarankan, “Setiap kali Anda mengulang makanan yang tidak Anda rencanakan, kuatkan otot perlawanan Anda sehingga ketika Anda terdorong untuk menyantap makanan yang tak sehat, Anda akan bertahan dari dorongan itu,” katanya.
Sumber - Majalah Kesehatan