Senin, 28 Februari 2011

Kanker Pankreas

Gejala dan diagnosis kanker pankreas
Kanker pankreas adalah jenis kanker yang langka dan umumnya didiagnosis pada mereka yang berusia lebih dari 70 tahun. Namun, kanker ini bisa juga menyerang mereka yang lebih muda. Aktor Hollywood Patrick Swayze, misalnya, meninggal karena kanker pankreas pada usia 57 tahunStatistik kanker pankreas tidak menggembirakan, dengan tingkat kematian yang sangat tinggi. Hanya 15 sampai 20 persen pasien masih hidup setelah lima tahun menderita kanker pankreas.
Apakah pankreas?
Pankreas adalah organ di perut bagian atas yang berada di bawah lambung dan berdekatan dengan bagian pertama usus kecil, yang disebut duodenum. Pankreas terdiri dari dua bagian: kelenjar eksokrin mengeluarkan yang enzim untuk pencernaan, dan kelenjar endokrin, yang menghasilkan hormon, termasuk insulin untuk mengatur gula darah dalam darah. Tumor dapat berkembang di salah satu atau kedua bagian pankreas. Namun, pada 95% kasus kelenjar eksokrin terpengaruh.
Faktor risiko
Merokok meningkat resiko kanker pankreas hampir tiga kali lipat. Risiko meningkat dengan intensitas dan durasi merokok, dan menurun dengan berhenti merokok. Faktor risiko lain yang ditemukan pada kanker pankreas adalah keturunan, tetapi predisposisi genetik menjelaskan hanya sebagian kecil dari kanker ini. Bila beberapa kasus kanker pankreas terdiagnosis dalam keluarga Anda, Anda memerlukan pemantauan dan skrining berkala. Faktor risiko lain yang diduga adalah konsumsi alkohol dan makanan yang kaya lemak hewani
Gejala
Penemuan kanker pankreas sering tertunda karena gejalanya seperti penyakit lain. Masalah lain dari kanker pankreas adalah karena organ itu tersembunyi dan kanker biasanya tidak menimbulkan gejala apapun sampai tahap lanjut. Tanda yang paling jelas adalah penyakit kuning. Penyakit kuning ditandai dengan kulit yang berwarna kekuningan, urin gelap dan tinja pucat. Tanda lain dari kanker pankreas adalah nyeri perut yang memancar ke belakang, dan tidak hilang oleh obat analgesik konvensional.
Kelelahan tanpa sebab, kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan adalah tanda-tanda umum kanker yang tidak spesifik pada kanker pankreas.
Gangguan fungsional lain dari tumor pankreas adalah:
  • muntah
  • masalah usus
  • intoleransi makanan
  • diare kronis
  • Diabetes atau diabetes memburuk
  • ketidaknyamanan dan hipoglikemia
  • tukak lambung
  • flebitis
  • radang saluran empedu
  • pankreatitis (radang pankreas) akut
Diagnosis
Kanker pankreas biasanya ditemukan secara kebetulan pada saat tes darah atau CT-scan untuk masalah berbeda. Letak pankreas yang dalam dan tersembunyi membuatnya tidak dapat diakses untuk pemeriksaan fisik seperti halnya Kanker Payudara atau kanker prostat
Tes skrining darah
Tidak ada tes darah yang dapat diandalkan untuk kanker pankreas. Banyak orang tahu bahwa pankreas adalah tempat di mana insulin dibuat, tetapi sel-sel yang melakukannya biasanya tidak terlibat dalam kanker. Sebaliknya, kanker terjadi pada sel-sel pembuat enzim yang membantu Anda mencerna lemak, protein, dan karbohidrat dalam makanan yang Anda makan. Sebagian besar kanker pankreas menyerang bagian yang memproduksi enzim tersebut.
Kanker pankreas bisa ditandai oleh peningkatan “penanda tumor” pada darah (zat yang dihasilkan oleh sel-sel kanker): CA 19-9 pada kanker kelenjar eksokrin dan chromogranin A pada kanker kelenjar endokrin. Namun, metode skrining ini tidak selalu dapat diandalkan. Tanda-tanda tersebut bisa tetap stabil meskipun ada kanker. Sebaliknya, penyakit lain dapat menyebabkan peningkatan tinggi, seperti batu empedu atau pankreatitis. Akibatnya, dokter tidak hanya menggunakan tes darah untuk mendeteksi penyakit ini. Mereka melengkapi hasil tes darah dengan pemeriksaan medis lain.
Sumber – Majalah Kesehatan
Pencitraan perut
Tumor pankreas mungkin ditemukan selama USG atau CT-scan. USG dan CT-scan dapat memvisualisasikan tumor pankreas dan kemungkinan konsekuensinya, seperti kompresi saluran empedu. Jika ada kanker di kepala pankreas, saluran empedu dapat tertekan. Tes ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi kemungkinan keterlibatan organ, atau pembuluh getah bening di dekat pankreas. Hasil penyelidikan ini menentukan tahapan tumor. Pengujian tambahan dapat dilakukan, seperti endoskopi pankreas. Dilakukan dengan anestesi umum, tes ini mengamati saluran empedu dan pankreas dengan menyuntikkan agen kontras (radiopak).
Biopsi
Setiap hipotesis kanker harus dikonfirmasi dengan studi laboratorium sampel kecil (biopsi) jaringan pankreas yang diambil oleh dokter selama USG khusus, dilakukan di bawah anestesi umum dan disebut echo-endoskopi. Penelitian fungsi hormonal (hipoglikemia, diabetes, dll) juga akan sangat berguna. Kadang-kadang bedah eksplorasi pankreas diperlukan untuk menyimpulkan secara pasti kehadiran kanker pankreas.
Sumber - Majalah Kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar